Rindu tak terbendung lagi dalam dada
Jiwa hanya ingin saling memiliki
Waktunya cinta diuji
Kau sebagai cinta yang mengakar di hati
Tak ada yang menandingi gejok kita berdua
Menggetarkan kegeraman diri mereka yang bersama mu
Menuding cinta sebagai aib
Demi diri ini
Kau tinggalkan buah hati dan cinta sah mu
Tapi apalah dayaku di hadapannya?
Maafkan aku
Kita dipisahkan oleh adat
Kita tak sederajat pun tak sekeyakinan
Maafkan cinta kami karaeng
Tak perlu lagi darah menetes karena cinta
Biar ku melangkah jauh dengan segenap rasa
15/02/17, Bulukumba, Sulsel
Tidak ada komentar:
Posting Komentar